CARA MENGATASI KECANDUAN JUDI ON LINE

22
0
BERBAGI

Oleh: Dr. Gumilar, S.Pd.,MM., CH. CHt.,pNNLP

(CIAMIS, 14/01/2021). Keluarga menjadi tertekan dan putus asa pada saat ada salah satu anggota keluarga mengalami kecanduan game (gaming disorder) diantaranya kecanduan judi online. Berbagai upaya dilakukan tetapi belum bisa membuahkan hasil melepaskan diri dari kecanduan judi.

Berikut cara untuk mengatasi kecanduan judi diantaranya:

1. Lebih Mendekatkan Diri Pada Sang Pencipta

Cara yang paling ampuh untuk mengatasi kecanduan dalam bermain judi yaitu dengan mendekatkan diri pada Tuhan. Semakin dekat diri dengan Tuhan, semakin menjauhkan dari hal-hal buruk seperti judi.

2. Tutup Semua Akses untuk Bermain Judi

Para pecandu judi tentu saja memiliki banyak akses untuk bermain judi. Bagi pecandu yang ingin memulai berhenti judi dapat dengan cara menutup akses yang membuat bermain judi. Misalnya jika kecanduan judi online maka blokir semua akses, website atau hal-hal lain yang membuat bermain judi online.

3. Mencari Kegiatan yang Lebih Bermanfaat

Mencari hal-hal yang lebih bermanfaat serta sehat untuk mengatasi kecanduan judi. Misalnya seperti melakukan kembali hobi-hobi yang sempat tinggalkan atau mulai bekerja lagi dan mencari hal-hal baru yang menurutnya menyenangkan.

4. Sering Berkumpul dengan Keluarga

Keluarga adalah salah satu kunci untuk menghilangkan kecanduan dari hal buruk satu ini. dukungan keluarga untuk terlepas dari kecanduan tentunya dapat menjadi alasan kuat untuk berhenti berjudi. Lalu, juga bisa dengan mencari teman-teman baru yang membawa ke pergaulan dan kegiatan yang lebih positif.

5. Selalu Berpikir Positif

Satu hal lain yang dapat mengatasi kecanduan judi adalah dengan selalu berusaha untuk berpikir positif. Jangan mudah memikirkan hal yang dapat membuat stress atau depresi sehingga mencari pelarian agar keluar dari masalah salah satunya dengan judi. Selain itu, juga bisa mendekatkan diri pada sang pencipta agar tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang negatif.

6. Ikuti Program Hypnotherapy

Untuk mengubah mindset tentang lakukan ikuti program hypnotherapy agar berpikir positif dan berjiwa besar.

7. Ikuti Program Ruqyah Syar’iyyah

Kecanduan judi on line ada beberapa kasus bisa disebabkan oleh gangguan Jin, untuk merusak kehidupannya. Maka lakukan Ruqyah Syar’iyyah pada terapist yang tepat.

8. Ikuti Program Guiding dan Counseling dari Counselor

Counselor akan membina, mengarahkan, membimbing dst berbagai cara mencari akar masalah dan memberikan solusi tepat.

9. Rehabilitasinya Mental Terporgram Ketat

Jika upaya mandiri untuk melepaskan diri kecanduan judi on line selalu gagal, sebaiknya cari lembaga rehabilitasi yang menyediakan program rehabilitasi mental kecanduan judi on line yang dapat dipercaya. Biasanya lembaga rehabilitasi mental melakukan berbagai metode dan teknik yang holistik.

Salah satu lembaga yang memberikan layananan rehabilitasi mental kecanduan judi on line adalah Ponpes Nurul Firdaus, Ciamis.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi kecanduan judi on line. Jika merasakan kecanduan tersebut, dapat melakukan hal-hal di atas agar dapat terlepas dan dapat kembali menjalani aktivitas normal.*

BERBAGI
Artikel sebelumyaCARA MENGATASI KECANDUAN JUDI ON LINE
Artikel berikutnyaBAHAYA KECANDUAN GAME (GAMING DISORDER)
(Dr. GUMILAR, S.Pd.,MM, CH.,CHt.,pNNLP) ------ GUMILAR, dilahirkan di: Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Kec. Panumbangan, Ciamis Jawa Barat Tgl.05 Juli 1971. Pendidikan Formal: Tgl. 31 Desember 2008 Lulus S-3 (Doktor Ilmu Administrasi Pendidikan) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dapat ditempuh selama 2 (dua) th lulus.;Tahun 2002: S-2 Magister Manajemen Konsentrasi Management Marketing UNIGAL Ciamis; Tahun 1997: S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIGAL Ciamis; Tahun 1992: D-2 PGSD UPI Bandung; Tahun 1990: SMA Negeri Panumbangan; ------ GELAR HIPNOTIST: 2011: Gelar CH (Certified Hypnotist) dan CHt (Certified Hypnotherapist) dan pNNLP (practitioner Neo Neuro Linguistic Programing) diperoleh dari Indonesian School of Hypnosis & Hypnotherapy (ISHH) dan Indonesia Board Hypnosis (IBH)**