Disdikbudpora Kab. Pangandaran: “SEGERA TERAPKAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR BERBASIS PARIWISATA”


Disdikbudpora Kab. Pangandaran:

“SEGERA TERAPKAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR BERBASIS PARIWISATA”

GUMILAR

PANGANDARAN (harapanrakyat.com),-Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran berencana mempersiapkan sekolah berbasis pariwisata mulai dari tingkat sekolah dasar. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya mengadapi cita-cita Pangandaran sebagai kabupaten pariwisata di dunia internasional.

Kasi Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Pangandaran, DR. Gumilar, S. Pd.,MM.,CH., CHt., pNNLP, Jum’at (27/9), di ruang kerjanya, mengatakan, untuk mempersiapkan berjalannya misi Kabupaten Pangandaran sebagai Kabupaten Pariwisata, diperlukan peran serta para praktisi pendidikan.

Menurut Gumilar, pelaksanaan dan penerapan kurikulum di tingkat SD harus mempunyai pelajaran lokal kepariwisataan. Hal itu diharapkan dapat menanamkan mental kepada peserta didik supaya sadar dengan potensi daerah. Dan sekolah sebagai satuan pendidikan harus mempersiapkan diri, terutama dalam peningkatan kualitas guru dalam memahami kepariwisataan.

“Yang disebut dengan pengembangan Sekolah berbasis pariwisata bukan hanya memahami potensi wisata atau mengetahui lokasinya saja, akan tetapi para peserta didik ditingkatan Sekolah Dasar harus diberikan pemahaman dalam pengelolaan kepariwisataan, dimana siswa diberikam tekhnik untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan kepada para pengunjung, dan tekhnik marketing yang profesional,” ujar Gumilar.

Lebih lanjut, Gumilar, menyebutkan, selama ini pola pikir masyarakat tentang pariwisata masih berpatok pada keberadaan pantai saja. Padahal sebenarnya makna pariwisata tersebut bila dijabarkan sangatlah luas, termasuk makanan khas daerah Kabupaten Pangandaran pindang gunung, oyek, dan rengginang. Dan itu termasuk dalam kategori pariwisata kuliner.

“Kedepannya dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran, akan dibentuk SD Berbasis Pariwisata dengan mekanisme pengajuan dari UPTD, dan diseleksi oleh tim penyeleksi, pungkas Gumilar. (Syamsul Ma’arif/Koran-HR).*** 

Iklan