BUAH HUNI OBAT PENYAKIT DARAH TINGGI

BERBAGI

BUAH HUNI OBAT PENYAKIT DARAH  TINGGI

(Ciamis, 03/03/2020). Pohon Huni sudah sangat jarang ditemukan. Tinggi dari pohon ini bisa mencapai sekitar 15-30 m. Dahulunya banyak tumbuh di tanah Pasundan dan banyak tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Australia.

Pohon,
Pohon, Daun, dan Buah Huni Sangat Kaya Nutrisi dan Gizi

Di dataran Jawa, tanaman ini bisa ditemukan di hutan-hutan dengan ketinggian maksimal 1.400 meter di atas permukaan air laut (dpl).

Buni atau Huni (Antidesma bunius (L.) Spreng.) adalah pohon penghasil buah yang dapat dimakan. Buah buni kecil-kecil berwarna merah, dan tersusun dalam satu tangkai panjang, menyerupai rantai (ranti).

Buah Huni Memiliki Ragam  Nutrisi dan Gizi

Buah Huni dapat dimakan sebagai buah meja, dibuat selai, atau difermentasi menjadi minuman alkohol di Filipina dan Jawa

Nama-nama lainnya: Boni, huni (Sunda), wuni (Jawa), bignai (Filipina).

Buah huni adalah tipe buah berdaging yang paling umum ditemui dan dagingnya banyak yang bisa dimakan.

Buah tumbuhan huni merupakan tipe dasar, tetapi banyak buah populer lainnya yang merupakan tipe ini, seperti buah anggur, buah tering-terungan (terung, tomat, cabai), buah jambu-jambuan (jambu air, jambu biji), dan buah kakao.

Daun tanaman ini berbentuk tunggal seperti mangga, memiliki tangkai yang pendek, dan berbentuk seperti telur yang lonjong. Panjang daunnya antara 9-25 cm, bagian tepiannya agak bergelombang, dan ujungnya meruncing. Daun mudanya berwarna hijau muda dan ketika sudah tua berubah menjadi hijau tua.

Pohon Huni berbunga dalam tandan, keluarnya dari ketiak atau pada bagian ujung percabangannya.

Buahnya berbentuk kecil, elips, dan berwarna hijau. Ketika sudah masak, warna buah akan berubah menjadi ungu kehitaman dengan rasa yang manis dan sedikit asam.

Daun Huni yang masih muda bisa dimakan sebagai lalapan dan campuran jamu.

Buah Huni yang masih muda dapat dibuat untuk rujak sedangkan yang sudah matang bisa langsung dimakan atau dibuat selai.

Tinggi dari pohon ini bisa mencapai sekitar 15-30 Metet

Warna ungu kehitaman pada buah huni yang sudah matang menunjukkan tingginya kadar antosianin dalam buah ini. Keberadaan senyawa aktif ini dinilai penting dalam tubuh, terutama untuk kesehatan pembuluh darah Anda, dimana antosianin bekerja dengan cara mengoksidasi kadar LDL (lemak jahat) dalam tubuh. Tentu saja, penyakit-penyakit seperti darah tinggi, aterosklerosis, dan resiko yang mengintai jantung Anda dapat diatasi dengan keberadaan senyawa ini dalam tubuh.

Penderita penyakit darah tinggi dapat mengonsumsi buah huni untuk mengatasinya. Caranya dengan menyiapkan buah Buni yang telah matang sekitar 20-30 buah. Kemudian, cuci bersih dan buanglah bagian bijinya. Lalu, makanlah daging buahnya. Lakukan hal tersebut sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari. Setelah itu, minumlah air hangat untuk menetralisir rasa sepat yang dirasakan setelah mengonsumsi huni.

Selamat mencoba ramuan Buah Huni menjadi makanan lezat. **

BERBAGI
Artikel sebelumyaSERULING SAKTI PANGANDARAN
Artikel berikutnyaBUAH CANGKUDU OBAT PENYAKIT KANKER
(Dr. GUMILAR, S.Pd.,MM, CH.,CHt.,pNNLP) ------ GUMILAR, dilahirkan di: Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Kec. Panumbangan, Ciamis Jawa Barat Tgl.05 Juli 1971. Pendidikan Formal: Tgl. 31 Desember 2008 Lulus S-3 (Doktor Ilmu Administrasi Pendidikan) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dapat ditempuh selama 2 (dua) th lulus.;Tahun 2002: S-2 Magister Manajemen Konsentrasi Management Marketing UNIGAL Ciamis; Tahun 1997: S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNIGAL Ciamis; Tahun 1992: D-2 PGSD UPI Bandung; Tahun 1990: SMA Negeri Panumbangan; ------ GELAR HIPNOTIST: 2011: Gelar CH (Certified Hypnotist) dan CHt (Certified Hypnotherapist) dan pNNLP (practitioner Neo Neuro Linguistic Programing) diperoleh dari Indonesian School of Hypnosis & Hypnotherapy (ISHH) dan Indonesia Board Hypnosis (IBH)**